Perumahan De Naila Residence Kesulitan Air Bersih, Protes ke Manajemen Tidak Ada Solusi

oleh -54 Dilihat
banner 468x60

GRESIK -mediacitynews. Com

Warga Perumahan De Naila Residence di Desa Drancang, Kecamatan Menganti, Kabupaten Gresik, berkeluh karena kesulitan mendapatkan air bersih untuk cuci, mandi, dan kebutuhan lainnya. Kondisi tersebut dialami warga sejak Juni 2025.

banner 336x280

Mereka pernah menyampaikan kondisi kesulitan air bersih tersebut ke Manajemen PT Lentera Sinergi Utama selaku Developer De Naila Residence, namun sampai September 2025 ini, tidak ada solusi yang diberikan manajemen.

Sebagai bentuk protes, warga Perumahan De Naila Residence membuat flyer bertuliskan “Kami butuh air bersih. Teruntuk PT Lentera Sinergi Utama segera penuhi kebutuhan utama warga”,
“Satukan suara warga DNR untuk air bersih yang layak”, “PT Lentera jangan omon omon saja!!! Warga butuh air bersih segera!!!”, “Suara Warga De Naila Residence darurat air bersih sejak Juni 2025”.

Seorang warga perumahan De Naila Residence mengaku, dirinya selama ini sudah bersabar dan diam sambil menunggu solusi dari pihak manajemen perumahan. Tapi kesabaran itu sudah habis karena dia masih sulit mendapat air bersih

“Sekarang wes kebangeten, berdampak ke blok ku juga,” kata warga perumahan De Naila Residence yang minta namanya tidak dipublikasikan kepada Redaksi pa$ Rabu (3/9/2025).

Dia mengatakan, mulai awal pembangunan perumahan dan menempati rumahnya sejak tahun 2017, dia dan warga lainnya sudah merasakan darurat air.

Warga pernah protes ke manajemen, kemudian manajemen mengirim air bersih dengan tangki. Namun yang disayangkan olehnya, air yang dikirim dengan truk tangki tersebut dimasukkan ke tangki utama di Blok A untuk disalurkan secara terpusat ke rumah-rumah warga.

“Apa tidak sebaiknya air truk tangki itu untuk menyupplai tandon-tandon warga yang kosong di depan rumah. Karena sangat urgent banget masalah air ini. Infonya katanya ada kebocoran pipa. Lha ini malah dimasukkan air itu ke tangki utama. Yang diisi adalah tandon resmi dari developer saja supaya pembagian air merata sampai ke belakang,” herannya.

“Kami para warga DNR, persuasif kami sudah berupaya semaksimal mungkin. Tapi kondisi Manajemen yang carut marut, maka kami akan ambil langkah jalur litigasinya. Para lawyer – lawyer DNR sudah siap bergerak. Warga kompak untuk bersuara,” lanjutnya.

“Karena dari air ini, kita semuanya terimbas dan dirugikan,” tutupnya.

banner 336x280

No More Posts Available.

No more pages to load.